16 Oktober 2011

Asus Zenbook: Seni yang Menyatu dengan Teknologi

TRIBUNNEWS.COM, NEW YORK – CEO ASUS, Jonney Shih, memperkenalkan ZENBOOK™ yang menggabungan desain dan kinerja, saat peluncuran global di New York bersama dengan Senior Vice President dan General Manager dari Grup Sales dan Marketing Intel, Tom Kilroy.
Pembukaan acara “Ultra Era” yang mengesankan, dibuka dengan penampilan tarian Moon Water oleh penari dari Taiwan Cloud Gate Dance Theatre yang terkenal di kancah internasional. Penampilan tersebut menciptakan atmosfer dari acara yang menggambarkan ASUS ZENBOOK™, didesain untuk dapat dinikmati dengan mudah tanpa harus mengorbankan kinerjanya dan memancarkan keseimbangan yang sempurna antara kemewahan dan kekuatan dalam sebuah ultrabook.
Jonney  juga memperkenalkan empat prinsip utama yang menjadi panduan dari tim pengembangan ASUS selama proses perancangan ZENBOOK™ sehingga menjadi produk yang mengesankan.

"Produk sangat Pure Design. Saat memandang ASUS ZENBOOK™, terlihat seni menyatu dengan teknologi. Lapisan panel luar berwarna perak dengan pola lingkaran konsentrik yang melambangkan bias lingkaran cahaya halo yang menghadirkan semangat. Dengan ketebalan hanya 0,11 inci (3mm) di bagian depan dan 0,35 inci (9mm) pada bagian belakang, garis ekterior yang elegan, menjadikan ZENBOOK™ sebagai Ultrabook tertipis di market dan sempurna bagi para pengguna yang sering bepergian atau pun saat digunakan dalam ruangan," ungkap Jonney dalam siaran pers-nya di Jakarta, Racu 12/10/2011).
ZENBOOK™ didesain dengan fitur instant-on yang dapat masuk ke sistem hanya dalam 2 detik dan mempunyai fitur yang mengagumkan yaitu mampu standby hingga 2 minggu, empat kali lebih lama dari standar industri.
"Meskipun ramping dan tampil elegan, ZENBOOK™ dilengkapi sekumpulan terobosan-terobosan teknologi yang mengagumkan dan tidak tertandingi," ungkapnya.
ZENBOOK™ menggunakan prosesor Core™ generasi kedua terbaru dari Intel® (optimal untuk penggunaan mobile), SATA Revisi 3.0 solid state storage (SSD), Bluetooth™ V4.0 and USB 3.0. ASUS juga menambahkan teknologi USB Charger+, menggunakan port USB 3.0 untuk
recharge perangkat. portable dengan lebih cepat.
"ZENBOOK™ memberikan kenyamanan kepada pengguna dengan konsumsi daya yang lebih sedikit. Ia menggunakan teknologi paten ASUS Super Hybrid Engine II yang secara cerdas memperpanjang daya tahan baterai dan memungkinkan ZENBOOK™ untuk memiliki daya tahan baterai hingga 25 persen  lebih lama dibandingkan desain Ultrabook lainnya," ungkapnya.
Mengingat bahwa ultrabook tidak hanya alat untuk bekerja tapi juga untuk menikmati hiburan, maka tiap ZENBOOK™ diperlengkapi dengan teknologi ASUS SonicMaster, sebuah optimisasi hardware dan software yang diciptakan oleh tim ASUS Golden Ear dan Bang & Olufsen ICEpower®.
SonicMaster menyediakan suara wide spectrum surround yang dapat memenuhi ruangan dengan suara alunan jazz yang lembut atau suara gemuruh gema di pegunungan.
Senior Vice President and General Manager of Sales and Marketing Group Intel, Tom Kilroy, sangat gembira bahwa Intel dengan teknologi prosesor yang menakjubkan dapat turut memberikan kontribusi pada terobosan mahakarya ASUS ini.
"ASUS ZENBOOK™ pancarkan keseimbangan yang sempurna antara kemewahan dan kekuatan dalam sebuah ultrabook, dirancang dengan prinsip pure design, kinerja tak tertandingi, ramah lingkungan dan audio yang menakjubkan," ungkapnya.
Peluncuran ASUS Zenbook adalah sebuah bukti nyata bahwa Ultrabook dapat mengakomodasi transformasi dasar pada komputansi personal. Dalam kurun waktu hanya beberapa bulan sejak Intel pertama kali memperkenalkan lini perangkat baru ini, ASUS telah menciptakan desain tipis yang mengagumkan didukung dengan kinerja yang cerdas dari prosesor Intel Core i7 dan i5 generasi kedua.
"Dilengkapi dengan fitur keamanan, responsif, dan fitur lainnya yang menarik, menghadirkan sebuah Ultrabook yang menjanjikan pengalaman komputasi yang paling memuaskan dan lengkap," ungkapnya.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar